- Survei Herbalife APAC 2026 menunjukkan 91% masyarakat Indonesia menganggap penting kesehatan holistik fisik, mental, dan emosional.
- Masyarakat Indonesia paling ingin meningkatkan kualitas nutrisi, pola tidur, serta kesehatan mental dalam hidup sehat mereka.
- Kekhawatiran terhadap proses penuaan menjadi faktor terbesar yang mendorong masyarakat Indonesia lebih memperhatikan kesehatan.
Suara.com - Selama ini, hidup sehat kerap dikaitkan dengan olahraga rutin dan menjaga berat badan. Namun, cara masyarakat Indonesia memandang kesehatan ternyata mulai berubah.
Kesehatan tidak lagi hanya diukur dari seberapa aktif seseorang bergerak atau apakah tubuh terbebas dari penyakit, tetapi juga dari kualitas tidur, kondisi mental, keseimbangan emosi, hingga pola makan sehari-hari.
Temuan Herbalife APAC Wellness Culture Survey 2026 memperlihatkan perubahan tersebut. Survei yang melibatkan lebih dari 10.000 responden di 11 negara dan wilayah Asia Pasifik, termasuk 1.002 responden di Indonesia, menunjukkan 91% masyarakat Indonesia menganggap kesehatan holistik yang mencakup aspek fisik, mental, dan emosional sebagai hal yang sangat atau amat penting.
Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Pasifik. Menariknya, sebanyak 85% responden Indonesia mengatakan kesehatan holistik kini terasa lebih penting dibandingkan tiga tahun lalu.
Artinya, semakin banyak orang mulai memahami bahwa kondisi tubuh tidak berdiri sendiri. Pola tidur, asupan makanan, tekanan mental, dan kondisi emosional dapat menjadi bagian dari gambaran kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Tidur dan Mental Ternyata Masih Jadi Perhatian Besar
Kesadaran mengenai kesehatan holistik tersebut juga terlihat dari aspek yang ingin diperbaiki masyarakat. Jika olahraga selama ini sering dianggap sebagai kunci utama hidup sehat, survei justru menemukan tiga hal yang paling ingin ditingkatkan masyarakat Indonesia adalah kualitas nutrisi dan pola makan sebesar 50%, kualitas tidur 49%, serta kesehatan mental 46%.
Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas. Masyarakat mulai menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang menambah aktivitas fisik, tetapi juga memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup, waktu istirahat berkualitas, serta perhatian terhadap kondisi psikologis.
Oktrianto Wahyu Jatmiko, Director & General Manager of Herbalife Indonesia, mengatakan perubahan cara pandang tersebut semakin terlihat di masyarakat.
“Kini, semakin banyak orang menyadari bahwa hidup sehat tidak hanya berarti aktif secara fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental, emosional, dan pola nutrisi secara seimbang. Pergeseran pola pikir ini merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Pandangan tersebut juga tercermin dari penilaian masyarakat terhadap kondisi kesehatan mereka. Sebanyak 77% responden Indonesia menilai kesehatan fisiknya baik atau sangat baik.
Sementara itu, 74% menilai kesehatan mentalnya berada dalam kondisi baik dan 66% menyatakan kesejahteraan emosional mereka dalam kondisi baik.
Bahkan, mayoritas responden merasa kondisinya membaik dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Sebanyak 63% melaporkan kesehatan fisiknya meningkat, sedangkan masing-masing 66% menyatakan kesehatan mental dan kesejahteraan emosional mereka mengalami perbaikan.
Kekhawatiran Menua Jadi Salah Satu Pemicu
Ada hal lain yang menarik dari survei ini. Kesadaran menjaga kesehatan ternyata tidak selalu muncul karena seseorang sedang mengalami masalah kesehatan. Kekhawatiran terhadap proses penuaan menjadi faktor terbesar yang mendorong masyarakat Indonesia untuk lebih memperhatikan kesehatan, dengan angka 60%.