Suara.com - Sudah 10 bulan Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sejumlah gebrakan kebijakan sudah dibuat Menteri Susi, di antaranya pemberantasan praktek illegal fishing.
Belum lama ini, Susi mengaku telah mengidentifikasi kegiatan ilegal, unreported, and regulated fishing, yang dilakukan Pingtan Marine Enterprise Ltd.
"Jadi ada perusahaan yang telah melakukan praktik Illegal Fishing. Namanya PME. PME itu perusahaan yang didirikan di Caymand Island dan kantor pusatnya di Cina. Dia itu juga melantai di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat," kata Susi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Dalam PME, kata Susi, terdapat empat perusahaan yang menurutnya melakukan pelanggaran, yakni PT. AML, PT. DRA dan PT. ASL.
Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Menteri Susi menggandeng kantor pengacara Todung Mulya Lubis untuk menggugat mereka.
"Kami ingin memastikan dari IUUF ini segera dihentikan dan pelaku tidak lagi mendapatkan dan publik lewat bursa saham. Ini langkah untuk menghapus praktek illegal fishing terutama di Indonesia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun