Suara.com - PT. Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan kereta api kelas ekonomi baru, KA Joglokerto, jurusan Solo-Yogyakarta-Purwokerto pergi pulang mulai 25 September 2015.
Manajer Komunikasi PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Surono di Purwokerto, Jawa Tengah, mengatakan KA Joglokerto akan berangkat dari Solo menuju Yogyakarta/Purwokerto pukul 06.15 WIB.
Kereta itu diberangkatkan dari Yogyakarta pukul 07.19 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 10.01 WIB.
Dari Purwokerto, kereta akan berangkat menuju Yogyakarta/Solo pukul 10.38 WIB, lalu berangkat dari Yogyakarta pukul 13.46 WIB dan tiba di Solo pukul 14.46 WIB.
"Dalam perjalanan Solo-Purwokerto PP, KA Joglokerto akan berhenti di Stasiun Kroya, Sumpiuh, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Jenar, Wates, Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari," katanya, Kamis (24/9/2015).
Seperti pada kereta ekonomi komersial lain, PT. Kereta Api Indonesia menggunakan sistem tarif bawah dalam pengoperasian KA Joglokerto.
Namun, dia mengatakan tarif kereta baru itu akan dibuat bersaing dengan moda transportasi darat lain pada rute yang sama.
Dia mengatakan tarif batas bawah Joglokerto Purwokerto-Kebumen, Gombong-Yogyakarta, dan Kutoarjo-Solo atau sebaliknya Rp50.000 sedangkan tarif atasnya Rp100 ribu.
Tarif kereta dari Purwokerto-Yogyakarta atau sebaliknya antara Rp60 ribu dan Rp115 ribu sementara dari Purwokerto-Solo tarifnya antara Rp70 ribu dan Rp135 ribu.
"Khusus untuk keberangkatan tanggal 25 September hingga 31 Oktober 2015 akan diberlakukan tarif batas bawah," katanya serta menambahkan bahwa tiket KA Joglokerto bisa dipesan sejak tujuh hari sebelum keberangkatan.
Dia juga mengatakan bahwa perusahaan menetapkan tarif khusus KA Joglokerto Rp20.000 untuk rute Kutoarjo-Yogyakarta dan Yogyakarta-Solo atau sebaliknya.
Perubahan jadwal
Surono mengatakan KA Joko Tingkir jurusan Purwosari-Pasar Senen akan mengalami perubahan jadwal perjalanan mulai Jumat (25/9/2015). Namun jadwal keberangkatan KA Joko Tingkir jurusan Pasar Senen-Purwosari tidak berubah.
KA Jaka Tingkir jurusan Purwosari-Pasar Senen yang semula diberangkatkan dari Stasiun Purwosari pukul 15.45 WIB mundur menjadi pukul 18.14 WIB.
KA Jaka Tingkir yang semula berangkat dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 17.51 WIB berubah menjadi pukul 20.21 WIB dan pemberangkatan kereta dari Stasiun Purwokerto yang sebelumnya pukul 19.47 WIB berubah menjadi pukul 22.39 WIB.
Jadwal kedatangan KA Jaka Tingkir di Stasiun Pasar Senen yang semula pukul 00.59 WIB akan berubah menjadi pukul 03.50 WIB. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta