Membangun rumah yang ramah lingkungan bisa membuat Anda merasa lebih nyaman. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menerapkan prinsip ramah lingkungan di rumah Anda.
Perbaiki jendela dan pintu
Jika Anda menggunakan AC, maka Anda perlu memperbaiki celah jendela dan pintu yang bocor sehingga Anda bisa menghemat energi dan pendingin ruangan bisa terasa maksimal.
Perhatikan ventilasi yang lancar
Ventilasi bermanfaat untuk proses sirkulasi udara dan menjaga kondisi di dalam rumah agar tidak panas atau lembab. Ventilasi yang baik bisa membuat Anda tidak terlalu membutuhkan pendingin ruangan lagi.
Pasang kipas angin
Namun jika Anda tidak menggunakan AC, maka Anda bisa menggunakan kipas angin. Selain harga dan biaya perawatan yang lebih murah, kipas angin juga mengurangi jejak gas karbon.
Gunakan lampu hemat energi
Lampu pendar lebih ramah lingkungan daripada lampu pijar. Misalnya lampu TL atau fluorescent yang menghabiskan energi lebih sedikit dan tahan lama.
Gunakan peralatan hemat energi
Belilah peralatan rumah tangga yang hemat energi atau yang berlabel Energy Star. Energy Star merupakan label berstandar internasional yang ditempelkan pada produk hemat energi.
Tanam Tumbuhan di rumah
Jika Anda tidak memiliki halaman rumah, maka Anda tetap bisa menanam tumbuhan di atas pot. Tanaman akan memberikan hawa segar ke dalam rumah. Anda bisa menanam tumbuhan bunga yang dapat mempercantik rumah.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum