Suara.com - Lemari berbahan kayu sering menjadi pilihan sebagai lemari penyimpanan. Ada beberapa hal yang membuat lemari kayu disukai, yakni warnanya yang alami membuat kesan antik dan artisitik pada rumah, serta teksturnya yang kokoh seperti kayu jati disukai karena dianggap cocok untuk menyimpan sesuatu dan terlihat elegan.
Namun, Anda beberapa hal yang perlu Anda perhatikan berkaitan perawatan lemari kayu. Hal-hal berikut ini penting agar lemari kayu tetap terjaga keawetannya.
1.Hindari Kontak Langsung dengan Dinding
Sebaiknya, Anda tidak meletakkan lemari kayu Anda menempel ke dinding. Kontak langsung dengan dinding membuat lemari mudah lembab sehingga berisiko terhadap pertumbuhan jamur yang bisa merusak kayu. Untuk itu, atur jarak antara dinding dan lemari bisa sekitar 5 cm.
2.Cek Rutin Pertumbuhan Jamur
Jamur adalah salah satu musuh lemari kayu. Anda perlu rajin mengecek kondisi lemari Anda, terutama di bagian belakang lemari. Jangan sampai tanpa Anda sadari ternyata jamur sudah tumbuh di lemari kayu Anda.
Namun jika lemari kayu sudah terlanjur terkena jamur, maka segera bersihkan lemari. Keluarkan isi lemari, bersihkan, dan kemudian jemur lemari di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam.
3.Melapisi Dengan Politur
Anda bisa melapisi furnitur kayu dengan pelapis kayu alami seperti politur atau vernis agar furnitur lebih tahan lama, melindungi kayu dari air. Mengkilapkan permukaannya, dan membuatnya pola serat kayu lebih terlihat indah.
4.Khusus untuk Lemari Pakaian
Khusus untuk lemari kayu untuk menyimpan pakaian, Anda bisa meletakkan beberapa buah kapur barus di sudut lemari. Kapur barus tersebut berguna untuk mencegah serangan serangga. Selain itu, jangan masukkan pakaian yang masih lembab ke dalam lemari agar tidak menimbulkan bau apek dan tumbuhnya jamur.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?