Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan keruntuhan dua raksasa elektronik Jepang, Toshiba dan Panasonic, yang menutup pabriknya di tanah air merupakan sinyal negatif bagi perekonomian Indonesia.
"Kejadian ini bisa berdampak bagi investasi Indonesia. Akan memengaruhi kepercayaan investor terhadap Indonesia," kata Iqbal dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Iqbal mengatakan investasi sangat dipengaruhi oleh kepercayaan terhadap kondisi perekonomian negara. Investor akan melakukan berbagai kajian mengenai kondisi perekonomian Indonesia.
"Dengan keruntuhan dua raksasa elektronik Jepang itu, investor akan memilih menunggu dan melihat. Investasi yang dijanjikan bisa saja ditahan," tuturnya.
Menurut Iqbal, Toshiba di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia setelah di Jepang. Penutupan salah satu pabriknya pasti akan menjadi perhatian dunia investasi.
Begitu pula dengan Panasonic. Dalam 10 tahun terakhir, perusahaan tersebut telah menutup beberapa pabriknya di Indonesia dari 13 menjadi hanya tiga pabrik.
"Penutupan pabrik itu tentu saja akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja 2.500 karyawan. Saat ini KSPI dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia sedang mendampingi mereka untuk proses negosiasi pesangon dan pelimpahan karyawan," katanya.
Iqbal mengatakan pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap paket-paket kebijakan ekonomi yang sudah dikeluarkan. Menurut dia, keruntuhan dua perusahaan Jepang itu disebabkan penerapan kebijakan yang terlalu kaku atau sumber daya manusia pelaksana kebijakan yang tidak memadai.
"Jangan sampai kebijakan ekonomi yang sudah diluncurkan hingga berjilid-jilid itu hanya sekadar retorika saja," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Merek Kulkas Jawara Layanan Servis Terbaik, Suku Cadangnya Melimpah Ruah
-
Hair Dry or Hair Care
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi
-
Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026