PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana menerbitkan surat utang syariah atau sukuk Rp 1,5 triliun untuk melunasi utang dan melanjutan ekspansi bisnisnya.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Kamis (16/6/2016).
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan perseroan, sukuk ijarah AISA II 2016 tersebut memiliki jangka waktu lima tahun dengan cicilan imba-lan ijarah akan dibayarkan setiap tiga bulan. Masa penawaran awal surat utang ini akan dilakukan pada 15-23 Juni 2016 dan diperkirakan akan mendapat pernyataan efektif pada 30 Juni 2016.
Masa penawaran akan digelar pada 11-14 Juli 2016 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 20 Juli 2016. Sebesar Rp 203,3 miliar dari dana penerbitan surat utang akan dipakai untuk pelunasan seluruh pokok pinjaman perseroan kepada JP Morgan Chase Bank, NA yang akan segera jatuh tempo.
Adapun PT Astra International Tbk (ASII) melanjutkan ekpansi di sektor infrastruktur, terutama di bisnis jalan tol. Dalam empat tahun ke depan, ASII menargetkan bisa menguasai 103,3 kilometer (km) jalan tol baru.
Saat ini, ASII lewat anak usahanya, PT Astratel Nusantara memiliki lima ruas jalan tol sepanjang 226,7 km. Peluang membuka lini usaha baru selalu terbuka jika mendukung sinergi bisnis ASII.
"Saat ini, Astra fokus mengembangan bisnis infrastruktur terutama di jalan tol, ASII menggengam 100 persen saham tol Mojokerto-Kertosono, 79,31 saham pada ruas Tangerang-Merak, 40 saham di jalan tol Serpong-Kunciran, 25 saham pada Semarang-Solo dan 25 saham pada Serpong-Balaraja, ASII baru mengoperasikan 110 km tol," tutup Kiswoyo.
Berita Terkait
-
Emiten Logistik HUMI Tebar Dividen Rp3 Miliar
-
Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
GIIAS 2026 Dibuka, Astra Financial Hadirkan Solusi Pembiayaan Terintegrasi
-
UD Trucks Luncurkan Quester Terbaru di GIIAS 2026, Lebih Efisien dan Aman
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga