Suara.com - Badan Anggaran DPR mengundang para menteri Kabinet Kerja untuk rapat kerja. Mereka membahas postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017.
Rapat yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB ternyata molor dan baru dimulai pada pukul 11.30 WIB. Para menteri yang ikut rapat adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bapenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly.
Sebelumnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI, pemerintah menyepakati sementara beberapa poin penting terkait postur APBN 2017, yang nantinya dibawa ke Banggar untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut.
Berikut hasilnya :
- Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen
- Inflasi sebesar 4 persen
- Nilai tukar rupiah Rp13.300 perdolar Amerika Serikat
- Suku Bunga Surat Perbendaharaan Negara 3 Bulan 5,3 persen.
- Subsidi LPG Rp20 triliun.
- Subsidi listrik Rp44,98 triliun.
- Subsidi minyak tanah sebesar Rp2,1 triliun.
- Subsidi solar Rp8 triliun.
Selain itu, untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) minyak tanah dan LPG adalah sebesar Rp2,2 triliun. Ditargetkan, RUU APBN 2017 ini rampung sebelum akhir Oktober mendatang.
Hingga saat ini, pemerintah masih membahas postur RAPBN 2017 dengan DPR. Setelah rampung membahas asumsi makro dan target penerimaan, pemerintah bakal membahas pagu belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah. Ditargetkan, proses pembahasan dengan DPR rampung pada 20 Oktober 2016 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan