Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani berharap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendorong perekonomian.
Hariyadi menyebutkan beberapa permasalahan dunia usaha yang perlu perbaikan.
“Pertama masalah pemberdayaan dunia usaha yang lebih baik. Pemprov harus lebih banyak menggandeng swasta dalam pemberdayaan perekonomian. Dominasi BUMN yang sempat terjadi pada pemerintahan Ahok-Djarot diharapkan berkurang,” kata Haryadi kepada Suara.com, Senin (16/10/2017).
Hariyadi yakin permasalahan tersebut bisa diatasi karena Sandiaga memiliki latar belakang pengusaha dan memiliki perhatian terhadap ekonomi.
Kedua, penciptaan lapangan kerja.
“Anies-Sandi sudah punya kontrak politik dengan serikat pekerja. Kami minta jangan membuat kebijakan yang berdampak pada PHK massal jadi harus hati-hati ini janjinya harus benar-benar terealisasi,” katanya.
Ketiga, penyerapan anggaran yang cepat guna memberikan stimulus pada dunia usaha.
“Kalau penyerapannya lebih cepat kan lebih baik sehingga kebijakan yang dikeluarkan bisa memberikan dampak ke masyarakat. Itu masalah krusial yang harus diselesaikan oleh pemimpin baru kita ini,” katanya.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak