Suara.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta para pengusaha di daerah dapat dilibatkan dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur di tempatnya masing-masing.
"Izin Pak Presiden, selama 52 kilometer tol dibangun, kami pengusaha lokal hanya menonton saja, kami ingin pengusaha daerah dilibatkan," demikian Ketua Hipmi Sumatera Utara Mazz Reza Ananta saat menyampaikan sambutan di depan Presiden Joko Widodo saat Pembukaan Sidang Dewan Pleno II dan Rapat Pimpinan Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2018 di Tangerang, Banten, Rabu.
Reza mengapresiasi pemerintahan Presiden Jokowi yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur, antara lain jalan tol di Sumatera Utara sepanjang 52 kilometer.
Dia menambahkan selama 30 tahun baru kali ini pembangunan jalan tol dapat terealisasi dengan baik.
Selain itu, Ketua Hipmi Papua Barat Adriana Imelda Daat menjelaskan keterlibatan pengusaha lokal diperlukan dalam pembangunan infrastruktur di daerah.
"Pertumbuhan ekonomi di Papua dan Papua barat belum signifikan. Kami merasa ini adalah kurang dilibatkannya kami, pengusaha lokal," ujar Adriana.
Kendati demikian, masyarakat di Papua dan Papua Barat mengapresiasi pembangunan yang mulai dilakukan di Provinsi paling timur di Indonesia itu.
Merespon permintaan para Ketua Hipmi daerah itu, Presiden Jokowi langsung mengafirmasinya dengan mengundang para ketua itu untuk berkunjung ke Istana Kepresidenan membahas peluang usaha yang bisa dimanfaatkan pengusaha lokal.
Guna membantu pertumbuhan UKM, pemerintah juga akan menurunkan besaran Pajak Atas Usaha Kecil Menengah (UKM) dari 1 persen menjadi 0,5 persen pada akhir Maret 2018. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan