Suara.com - Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas mengungkapkan, sampai akhir masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, ada 68 proyek strategis nasional yang 100 persen selesai dibangun.
Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan, hingga saat ini sudah ada 30 proyek strategis nasional yang sudah selesai dibangun.
“Pemerintah telah merampungkan 30 Proyek Strategis Nasional pada 2016 dan 2017. Total nilai proyek yang rampung tersebut mencapai Rp 94,8 triliun,” kata Wahyu dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).
Berikut daftar 20 Proyek Strategis Nasional yang selesai pada 2016:
1. Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jawa Timur sepanjang 14 km dengan nilai Rp 1,47 triliun
2. Bandara Sentani, Jayapura, Papua dengan nilai Rp 1,47 triliun
3. Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara dengan nilai Rp 1,39 triliun
4. Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu dengan nilai Rp 1,67 triliun
5. Bandara Mutiara, Palu dengan nilai Rp 1,39 triliun
6. Bandara Matahora, Wakatobi, Sulawesi Tenggara dengan nilai Rp 662 miliar
7. Bandara Labuan Bajo, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai Rp 662 miliar
8. Pengembangan Bandara Soekarno Hatta (Termasuk Terminal 3), Banten dengan nilai Rp 4,7 triliun
9. Pelabuhan Kalibaru, DKI Jakarta dengan nilai Rp 12,0 triliun
10. Pipa Gas Belawan-Sei Mengkei kapasitas 75 mmscfd, Sumatera Utara dengan nilai Rp 1,21 triliun
11. PLBN & SP Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan nilai Rp 152 miliar
12. PLBN & SP Mota'ain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai Rp 82 miliar
13. PLBN & SP Motamassin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai Rp 128 miliar
14. PLBN & SP Skouw, Kota Jayapura, Papua dengan nilai Rp 166 miliar
15. Bendungan Paya Seunara, Kota Sabang, Aceh dengan nilai Rp 57 miliar
16. Bendungan Rajui, Kabupaten Pidie, Aceh dengan nilai Rp 138 miliar
17. Bendungan Jatigede, Kota Sumedang, Jawa Barat dengan nilai Rp 4,82 triliun
18. Bendungan Bajulmati, Banyuwangi, Jawa Timur Rp 454 miliar
19. Bendungan Nipah, Madura, Jawa Timur dengan nilai Rp 213 miliar
20. Bendungan Titab, Kabupaten Buleleng, Bali dengan nilai Rp 496 miliar.
Adapun 10 proyek infrastruktur yang selesai pada 2017 antara lain :
1. Jalan Tol Soreang-Pasirkoja, Jawa Barat sepanjang 11 km dengan nilai Rp 1,51 triliun
2. Jalan Tol Mojokerto-Surabaya, Jawa Timur sepanjang 6,3 km dengan nilai Rp 4,98 triliun
3. Jalan Akses Tanjung Priok, DKI Jakarta sepanjang 16,7 km dengan nilai Rp 6,27 triliun
4. Bandara Raden Inten II, Lampung dengan nilai Rp 1,47 triliun
5. Pengembangan Lapangan Jangkrik dan Jangkrik North East Wilayah Kerja Muara Bakau, Kalimantan Timur dengan nilai Rp 45,5 triliun
6. Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) & Sarana Penunjang Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dengan nilai Rp 154 miliar
7. Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) & Sarana Penunjang Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dengan nilai Rp 131 miliar
8. Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) & Sarana Penunjang Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai Rp 130 miliar
9. Bendungan Teritip, Kalimantan Timur dengan nilai Rp 262 miliar
10. Pembangunan Saluran Suplesi Daerah Irigasi Umpu Sistem (Way Besai), Lampung dengan nilai Rp 1,07 triliun.
Tag
Berita Terkait
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
Kepala LAB 45: Saat Ini Sedang Berlangsung Dwifungsi ABRI yang Halus, Tapi Sulit Dilawan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026