Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menstabilkan harga pangan saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.
Hal ini dikatakan Sandiaga saat meresmikan Gerai Tani OK OCE sebagai pusat jual-beli bahan pangan dan produk wirausaha program OK OCE di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (20/7/2018).
"Kita berhasil menjinakkan harga (pangan) ketika Ramadan dan lebaran kemarin, tidak melambung tinggi. Dan ini rekor bahwa bulan ini kita tingkat inflasinya 0,45 persen turun dibandingkan tahun lalu," ujar Sandiaga.
Tak hanya itu, Sandiaga juga meminta kepada para pengusaha yang ada di Gerai Tani untuk mematuhi peraturan yang ada.
Ia pun mengingatkan kepada masyarakat untuk memperjualbelikan harga dengan wajar serta tidak menimbun produk pangan yang ada di Gerai Tani OK OCE.
"Jadi saya ingatkan kepada para pengusaha yang berhasil kumpul di sini. Patuhi aturan yang disepakati, tidak menimbun komoditas pangan kita. Karena harga-harga di sini murah dan jangan dijualbelikan. Jangan dibeli telur di sini Rp 19.500 per kg lalu dijual Rp 30.000 per kg di daerah. Kasihan masyarakat," kata dia.
Lanjut Sandiaga, ia juga berharap masyarakat mengurangi uang tunai dalam melakukan transaksi jual beli.
"Usahakan cashless, non tunai. Karena sekarang kita zaman now. Zaman now tidak pakai tunai lagi. Zaman tunai adalah zaman old. Zaman now adalah cashless, tidak boleh tunai," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya