Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta kepada Apple Inc untuk membuat pabrik dan memindahkan produksinya ke Amerika Serikat. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari tarif impor atas produk Cina ke AS.
“Harga Apple mungkin akan naik karena tarif besar yang kami berlakukan ke Cina, tapi ada solusi mudah dimana akan tanpa pajak sama sekali dan tentu pajak insentif, buat produk Anda di Amerika Serikat daripada di Cina, bangun lahan baru sekarang," kata Donald Trump dalam cuitannya di akun Twitter.
Namun sayangnya pihak Apple hingga saat ini belum mau mengomentari pernyataan Trump tersebut.
Pekan sebelumnya, Apple mengatakan kepada para pejabat perdagangan dalam sebuah surat, bahwa tarif yang diusulkan akan mempengaruhi harga untuk berbagai produk Apple.
Perusahaan mengklaim bahwa AirPods, HomePod, Mac mini dan aksesoris lainnya akan lebih mahal di AS sebagai akibat dari pemberlakuan tarif baru di Cina.
Apple merupakan salah satu yang sangat terkena dampak perang dagang antara AS dan Cina. Perusahaan ini membuat banyak produknya di Cina, sementara pasar potensialnya adalah Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya
-
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI
-
Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak
-
Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim
-
BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak
-
M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!
-
Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan