Suara.com - Penjual kerupuk ikan di area Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa timur mulai ramai didatangi pembeli. Para pembeli tersebut berasal dari Kota Surabaya dan juga dari luar Kota.
Salah satu penjual kerupul ikan, Andika (27) mengatakan, banyak pembeli yang datang terjadi seminggu jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.
"Sejak seminggu kemarin ramai mas, banyak pembeli dari Surabaya. Dari luar Kota juga banyak yang datang cari kerupuk," ujarnya kepada Suara.com, Selasa (4/6/2019).
Lantaran itu, ia menambahkan toko milik ibunya tersebut tidak tutup meski lebaran. Ia mengemukakan, pada saat musim libur lebaran banyak permintaan dari pembeli yang kebanyakan berasal dari luar kota dan berniat menjadikan kerupuk khas tersebut sebagai oleh-oleh.
"Toko Fadila enggak tutup, tetap buka dari pagi sampai jam 22.00 malam. Kalau tutup kasihan orang-orang yang cari oleh-oleh," imbuhnya.
Sementara, kerupuk ikan yang dijual oleh toko Fadila bermacam-macam. Mulai dari rambak kulit kakap, blinjo udang, terung, teripang, lorjuk.
"Banyak, ada berbagai macam kerupuk khas pesisir. Ada juga bermacam-macam ikan asin juga," ungkapnya.
Toko Kerupuk Fadila yang beralamat jalan Sukolilo 1B, mampu menjual berbagai macam kerupuk ikan yang perharinya mencapai 10 Plastik (bal) besar.
"Bisa mencapai 10 plastik besar (bal) terung, teripang. Tapi yang paling laris rambak kulit ikan kakap," ujar Andika.
Baca Juga: Pesanan Semprong Membludak, Ngadiyem Banyak Tolak Pelanggan
Sementara, salah satu pembeli, Muhidin (58), sengaja berbelanja kerupuk ikan tiap Hari Raya Idul Fitri.
"Buat suguhan di Hari Raya besok mas," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026