Suara.com - Rencana pengembangan mata uang digital atau Cryptocurrency oleh Facebook sepertinya mendapat tekanan di berbagai negara. Pasalnya, seorang anggota parlemen AS terkemuka pada hari Selasa meminta Facebook untuk menghentikan pengembangan cryptocurrency baru.
Komite Jasa Keuangan House, Maxine Waters, mengatakan Facebook harus menghentikan pengembangan produk yang dijuluki Libra, sampai Kongres dan regulator dapat meninjau masalah ini.
"Facebook memiliki data miliaran orang dan telah berulang kali menunjukkan pengabaian terhadap perlindungan dan penggunaan data ini," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Rabu (19/6/2019).
"Dengan pengumuman bahwa mereka berencana untuk membuat cryptocurrency, Facebook melanjutkan ekspansi yang tidak terkendali dan memperluas jangkauannya ke dalam kehidupan para penggunanya."
Pengumuman Facebook disambut dengan reaksi langsung dari anggota parlemen dan regulator AS di seluruh dunia, yang khawatir bahwa Facebook sudah terlalu masif dan ceroboh dengan privasi pengguna.
Senator AS Mark Warner menyatakan keprihatinannya bahwa melalui Libra Facebook bisa mendominasi di seluruh dunia.
Sementara, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menyerukan lebih banyak regulasi perusahaan teknologi.
"Instrumen untuk transaksi ini akan memungkinkan Facebook untuk mengumpulkan jutaan data, yang memperkuat keyakinan saya bahwa ada kebutuhan untuk mengatur raksasa digital," katanya.
Baca Juga: Facebook Luncurkan Mata Uang Digital Libra
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe