Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami penguatan usai penetapan capres dan cawapres terpilih Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko melihat secara teknikal aksi beli mampu menahan efek negatif dari aksi jual IHSG. Sehingga, IHSG selanjutnya bisa bergerak hingga ke level 6.490.
"IHSG dapat close mingguan (Jumat) di atas 6.300, dengan kejadian tersebut maka secara teknikal masih ada ruang lebih naik hingga 6.490 dan momentum medium term jadi bullish," kata Yuganur di Jakarta, Senin (1/7/2019).
Senada dengan Yuganur, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya juga memprediksi IHSG menguat.
Menurut William penguatan itu didorong dari rilis data perekonomian inflasi yang disinyalir masih akan dalam kondisi terkendali, tentunya akan membuat pergerakan IHSG memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan.
"Selain daripada itu, dalam beberapa waktu mendatang rilis kinerja emiten paruh pertama juga akan turut menjadi sentimen positif yang memberikan peluang kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat," imbuh William.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan