Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG jelang akhir pekan ini bakal anteng di zona hijau alias bergerak menguat.
Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarkan, melihat secara teknikal, walapun masih sering didera oleh aksi jual kaum beruang, namun akhirnya kaum banteng dapat mendorong kenaikan IHSG untuk bertahan di atas level 6.400 setidaknya untuk lebih dari sehari.
"Secara teknikal, bila momentum masih bertahan di atas 6.400, maka short term trend jadi lebih kuat dan range harga naik kelas ke 6.400-6.520 versus sebelumnya 6.320-6.450," kata Yuganur dalam riset hariannya, Jumat (12/7/2019).
Senada dengan Yuganur, analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, juga memprediksi IHSG berpeluang naik.
Menurut pengamatannya, meskipun di sisi lain pengaruh gejolak tekanan terhadap komoditas masih akan membayangi untuk emiten-emiten, tapi IHSG tetap memilki momentum penguatan.
"Peluang kenaikan ditunjang oleh sektor lain masih akan dapat membuat IHSG kembali menyentuh rekor baru, hari ini IHSG berpotensi menguat," imbuh William.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026