Suara.com - Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur. Tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kertanegara.
Keputusan Presiden Jokowi tersebut diumumkan secara resmi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019). Rencananya, ibu kota ini akan pindah pada 2024.
Menanggapi hal tersebut, pengamat properti Ali Tranghanda mengingatkan pemerintah agar berhati-hati terhadap adanya spekulan yang membuat harga tanah di dua daerah tersebut drastis naik.
Menurutnya, spekulan-spekulan telah beredar di daerah Kaliman sejak awal tahun 2019.
"Dari awal tahun sudah banyak spekulan tanah," kata Ali saat dihubungi Suara.com, Senin (26/8/2019).
Ali yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Properti Watch ini menuturkan, kenaikan harga tanah di Indonesia saat ini sudah tinggi, sekitar 13 persen dibandingkan tahun lalu.
"Kuartal II 2019 kenaikannya 6 persen sampai 7 persen dibandingkan kuartal I," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengungkapkan alasan ibu kota negara dipindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
Pertama, karena risiko bencana alam yang minimal. Terutama bencana banjir, tsunami, kebakaran hutan dan gempa bumi.
Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Sandi: Persija Tak Akan Dilupakan
"Kedua, kondisinya di tengah-tengah Indonesia," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).
Selain itu, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara berdekatan dengan kota-kota yang berkembang, terutama Balikpapan.
"Infrastruktur juga lengkap," kata Jokowi.
Berita Terkait
-
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Sandi: Persija Tak Akan Dilupakan
-
Amankan Ibu Kota Baru, BMKG: 23 Sensor Gempa Akan Dipasang di Kaltim
-
Jangan sampai Masalah Banjir hingga Polusi Jakarta Terjadi di Ibu Kota Baru
-
Gubernur Kaltim: Ibu Kota Baru Ada di Kecamatan Samboja dan Sepaku
-
Kaltim Jadi Ibu Kota Baru RI, Bukit Soeharto Bakal Direhabilitasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
-
Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa
-
Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan
-
Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun, Kapan?
-
Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil
-
Dompet Lebih Aman! Harga Cabai, Ayam, dan Telur Turun Serentak Hari Ini