Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini bakal alami koreksi wajar setelah ditutup melemah pada Jumat pekan lalu sebesar 0,12 persen di level 6.334.
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji melihat secara teknikal, MACD dan RSI menunjukkan sinyal positif. Namun, Stochastic sudah berada di area netral.
Di sisi lain, terlihat pola downward yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.311 hingga 6.294. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.404 hingga 6.468," kata Muhammad Nafan Aji dalam riset hariannya, Senin (16/9/2019).
Sementara, Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko mengatakan dalam riset hariannya, aksi pembelian saham pada pekan lalu meredakan koreksi wajar yang terjadi. Sehingga, IHSG bisa bergerak di rentang level 6.470-6.500.
"Aksi pembelian saham big cap dan lapis dua oleh kaum banteng akhirnya dapat mengangkat IHSG untuk close secara mingguan (Jumat) diatas level 6.300 sehingga resiko untuk terjadinya koreksi ke 6.100 hilang untuk sementara waktu. Rekomen untuk mengukuti kenaikan momentum trend dengan target resistance di 6.470-6.500," tutup Yuganur Wijanarko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun