Suara.com - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor Pertambangan atau lebih dikenal Mining Industry Indonesia (MIND ID) sepakat mengambil alih 20 persen saham divestasi PT Vale Indonesia Tbk.
Kesepakatan itu searah dengan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 1706/32/DJB/2019 tanggal 8 Oktober 2019 yang berisikan Pemerintah Indonesia menunjuk PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum untuk mengambil alih 20 persen saham Vale guna memenuhi kewajiban divestasinya.
Namun banyak polemik terkait pengambil alihan divestasi saham tersebut, salah satunya Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang ikut berkomentar terkait pengambilan divestasi saham tersebut.
Ferdinand pun menyebut PT Inalum tak sanggup untuk mengambil alih divestasi saham Vale, karena tak memiliki banyak dana, setelah habis-habisan mengambil alih saham PT Freeport Indonesia.
"Entah apa maunya @INALUM_Official ini, ga punya duit mau beli saham Vale, sementara dari Freeport pun masih kering kerontang. Ngutang lagi untuk beli Vale?" kata Ferdinand seperti dikutip dalam twitternya @Ferdinandhaean2.
Selain itu, Ferdinand meminta kepada Direksi Inalum untuk menggunakan akal sehat sebelum mengambil divestasi saham Vale tersebut.
"Direksi perlu akal sehat jangan gunakan akal sakit ambil kesempatan dari penundaan UU Minerba," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara