Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan acara resepsi pernikahan yang menyediakan pembayaran non tunai. Para tamu undangan yang tak sempat menyiapkan amplop bisa memberikan hadiah secara non tunai.
Momen tamu undangan memberikan hadiah secara non tunai diabadikan dalam sebuah video dan diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo.
Dalam video berdurasi singkat yang dilihat Suara.com, Selasa (10/12/2019), tampak seorang pria mengenakan kemeja batik memindai kode QR yang berada di atas pelaminan. Setelah melakukan transaksi non tunai, pria tersebut baru mendatangi kedua mempelai dan menyalaminya.
Pasangan pengantin yang memiliki ide pembayarn cashless ini adalah Rahmayani Rahim dan Rahmat Abdullah asal Makassar. Ia menggelar pesta resepsi pernikahannya di Gedung GSG Aisyah Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar pada Minggu (8/12/2019).
Untuk melakukan transaksi, tamu undangan cukup memindai kode QR menggunakan gawai, memilih jumlah uang yang akan diberikan kepada mempelai dan uang tersebut langsung masuk ke rekening kedua mempelai.
Pernikahan yang menyediakan pembayaran non tunai ini langsung viral dan menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang terinspirasi dengan konsep non tunai.
"Bagus kayaknya ini deh," kata @asriadi_29.
"Setelah memindai untuk kondangan ada cashback nya nggak? wkwkwk," ujar @elahabiebie.
"Revolusi resepsi payment," ungkap @mhjidayat.id.
Baca Juga: Bekasi Tolak Integrasi Jamkesda dengan Jamkesnas
"Bagi kaum yg ngasi amplop dikit tapi mau makannya banyak pasti rugi," tutur @kartikatsr.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026