Suara.com - Perusahaan marketplace GreatEdu menyediakan fasilitas e-Learning untuk mengurangi kontak fisik agar dapat meminimalisir penyebaran Corona atau COVID-19. Salah satunya, e-Learning itu diterapkan oleh Prodi Ekonomi Syariah IAIN Metro Lampung.
CEO GreatEdu Robert Edy Sudarwan menyampaikan bahwa pada prinspinya tidak ada yang berubah dalam belajar mengajar secara online.
Hanya saja, menurut Robert belajar mengajar yang tadinya berada di dalam kelas kini dipindahkan dalam sabuah platform.
"Pada dasarnya tidak ada yang berubah, guru dan murid adalah orang yang sama. Sementara materi belajar juga sama yakni yang telah diupload ke aplikasi GreatEdu," kata Robert dalam keterangannya, Senin (16/3/2020).
"Oleh karena itu kami siap membantu prodi ekonomi syariah IAIN Metro dalam mencari jalan keluar atas adanya virus ini. Agar proses dan mengajar tetap berjalan, " tambah Robert.
Menurut Robert saat ini sudah ada sejumlah sekolah dan Perguruan Tinggi di Jakarta yang menjalin komunikasi untuk berkerjasama dengan GreatEdu.
Ia berharap, dengan majunya teknologi di era sekarang dapat membantu segala permasalahan yang ada, khususnya pendidikan.
"Teknologi sekarang sudah semakin canggih, tidak perlu lagi ada pembelajaran yang berhenti meski kasus corona ini membuat kita semua cemas. Kami sangat terbuka jika ada pihak-pihak yang ingin bekerjasama dalam mensinergikan antara pendidikan dan teknologi digital," imbuh Robert.
Baca Juga: Probolinggo Siaga Darurat Virus Corona
Berita Terkait
-
Probolinggo Siaga Darurat Virus Corona
-
Lockdown, Melanie Subono Berhasil Keluar dari Spanyol Naik Pesawat Terakhir
-
Penumpang TransJakarta Puri Beta Antre 1,5 Jam, Mengular sampai ke Jalan
-
Cegah Corona, Penumpang TransJakarta Tersiksa Menumpuk di Pinang Ranti
-
Menhub Positif Corona, Luhut Berikan 5 Arahan ke Jajaran Kemenhub
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim