Suara.com - Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan uang tunai untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Uang tunai yang disediakan tersebut mulai dari pecahan kecil hingga besar.
Sehingga, masyarakat bisa menukarkan uang pecahan kecil untuk kebutuhan lebaran. Namun, sistem penukaran uang kecil pada tahun ini berbeda.
Biasanya, penukaran uang dilakukan di tempat keramaian seperti Monas atau di jalur mudik.
Tetapi, karena ada Pandemi Virus Corona dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) di beberapa kota, maka penukaran uang di tempat keramaian ditiadakan.
"Ini yang bedakan kita engga lakukan kegiatan di luar kantor misal di Monas atau jalan tol karena kita mengikuti protap PSBB," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim di Jakarta Seperti ditulis, Jumat (1/5/2020).
Menurut Marlison, penukaran uang akan dilayani oleh 3.742 Kantor Cabang (KC) bank di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 344 KC bank di daerah Jabodetabek dan 3.398 KC bank di wilayah luar Jabodetabek.
Kegiatan penukaran uang pecahan berlangsung mulai dari 29 April sampai dengan 20 Mei 2020.
"Jumlah bank-nya, ada 83 bank yang sudah siap program penukaran ini," imbuh Marlison.
Untuk diketahui, BI telah menyiapkan uang tunai sebanyak Rp 157,96 trilun untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran. Kebutuhan uang tunai itu turun 17,7 persen dibanding tahun 2019.
Baca Juga: DPR Minta OJK Pantau Maraknya Penukaran Uang Jelang Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya