Suara.com - Harga minyak dunia mengalami kenaikan karena terdongkrak optimisme penemuan vaksin virus Corona atau Covid-19.
Mengutip Reuters Selasa (19/5/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2020 melambung 2,16 dolar AS atau sekitar 7,3 persen, menjadi 31,59 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli 2020 melonjak 2,25 dolar AS atau sekitar 6,9 persen, menjadi 34,75 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Data awal vaksin Covid-19 yang dikembangkan Moderna Inc menunjukkan keberhasilan memproduksi antibodi protektif terhadap sekelompok sukarelawan kesehatan dalam pengujian pertama yang dilakukan di Amerika Serikat.
Harga minyak dunia juga terpengaruh pemangkasan produksi yang dilakukan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak mentah lainnya yang tergabung dalam OPEC+.
OPEC+ sepakat untuk mengurangi pasokan sebesar 9,7 juta barel per hari sejak awal Mei lalu. Tambahan pengurangan pasokan sebesar 1 juta barel akan dilakukan Arab Saudi mulai Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara