Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada Rabu ini (18/11/2020) dibuka stagnan dibandingkan penutupan Selasa kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka stagnan di level Rp 14.055 per dollar AS dibanding penutupan Selasa kemarin yang berada di level Rp 14.055 per dollar AS.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, sentimen pergerakan instrumen beragam. Ada yang positif dan ada yang negatif.
Sentimen negatif berasal dari meningkatkan kasus covid-19 di beberapa negara.
"Peningkatakan kasus ini menutupi sentimen positif karena laporan pengembangan vaksin covid-19," ujar Ariston dalam riset hariannya, Rabu (18/11/2020).
Akan tetapi, dari dalam negeri, sentimen positif yang ada diantaranya, surplus neraca perdagangan bulan Oktober, proyeksi pertumbuhan positif ekonomi Indonesia di kuartal ke-empat, dan proyeksi BI akan menahan suku bunga acuannya sehingga tingkat imbal hasil aset rupiah masih menarik di mata investor.
"Sentimen positif dalam negeri tersebut mungkin bisa menahan sentimen negatif dari eksternal," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji