Suara.com - Biasanya mahar yang diberikan dalam pernikahan sangat identik dengan logam mulia berupa emas. Namun, seorang pria di Tasikmalaya meminang pujaan hatinya bukan menggunakan emas sebagai mahar.
Meningkatnya literasi investasi di Indonesia, termasuk literasi pasar modal, menjadikan pria ini memberikan mahar berupa saham.
Rhajendra Arief Muhammad nasabah MNC Sekuritas memberikan mas kawin kepada Sike Camelia Syafaat berupa 1.000 lembar saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) pada Jumat (25/12/2020), di Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Alhamdulillah kami bersyukur karena di hari bahagia kami, kami menggunakan mahar saham yang yang dibeli melalui MNC Sekuritas,” kata Rhajendra ditulis Selasa (12/1/2021).
Head of Corporate Secretary MNC Sekuritas Nathania mendukung dan menyambut baik hal yang dilakukan oleh Rhajendra dan Camelia.
Menjadikan saham sebagai mahar tentunya menghadirkan suatu pengalaman yang unik dan berbeda bagi pasangan yang menempuh hidup baru.
Tak hanya itu, menurutnya, mahar berupa saham dapat mengalami pertumbuhan nilai seiring pertumbuhan saham perusahaan tersebut.
“Kami tentu mendukung niat baik ini. Semoga kisah unik pasangan ini dapat menginspirasi pasangan lain untuk dapat semakin mengedepankan investasi untuk keluarga, dimulai dari hal-hal sederhana. Pendidikan pertama seseorang berasal dari keluarganya. Jika keluarga kecil yang dibangun sudah menyadari pentingnya investasi, kami berharap akan tercipta keluarga yang kuat secara finansial, sejahtera, dan bahagia,” tutur Nathania.
Baca Juga: Tuai Komentar Pedas, Viral Aksi Wanita Pakai Uang Mahar untuk Belanja
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara