Suara.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) resmi membuka kantor cabang di Gaza, Palestina, Senin (22/2/2021). Langkah kemanusiaan ini disambut baik berbagai pihak, antara lain para tamu undangan yang hadir, yakni Gubernur Gaza Ibrahim Abu Al Naja dan Pemerintah Kota Gaza Yehia Al Sarraj. Seremoni peresmian dilakukan di Kantor ACT Palestina di wilayah Al Minaa, Gaza Barat.
Di Indonesia, Presiden ACT, Ibnu Khajar menjelaskan, pembukaan Kantor ACT di Palestina menandakan langkah ACT yang semakin total bersama masyarakat Palestina.
“Jika mereka sebagai rakyat Palestina berjuang untuk mendapatkan tanah mereka kembali, kita sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang merdeka, berikhtiar menopang kehidupan mereka melalui berbagai program kemanusiaan,” kata Ibnu, Senin (22/2/2021).
Pembukaan Kantor ACT di Palestina juga memantapkan langkah kemanusiaan ACT untuk membangun kehidupan di Palestina pada 2021. Ibnu berharap, seiring dibukanya kantor cabang, implementasi program-program kemanusiaan ACT semakin mantap dan eskalatif.
Sebagaimana tahun ini, ACT berikhtiar membangun hunian untuk masyarakat Gaza melalui wakaf, dukungan modal usaha para untuk masyarakat Gaza melalui Wakaf UMKM Palestina, dan program inovatif Sister Family Palestine-Indonesia yang merupakan program dukungan biaya hidup dari dermawan Indonesia kepada keluarga Palestina.
“Insyaallah, berkat rahmat Allah dan dukungan para dermawan, program-program reguler ACT, seperti bantuan pangan melalui Indonesia Humanitarian Center, dukungan klinik palestina, bantuan musim dingin, dukungan hidup untuk para murabithin, bantuan Alquran untuk anak-anak Palestina, dan distribusi air bersih, akan berjalan lebih maksimal lagi,” lanjut Ibnu.
Di samping itu, kehadiran Kantor ACT di Gaza, Palestina juga diharapkan menambahkan kepercayaan dan dukungan dari dermawan di seluruh dunia. Melalui tim ACT di Gaza, implementasi program akan lebih menyeluruh karena dikerjakan oleh orang-orang kompeten dan bermukim di Gaza.
Kepala Cabang ACT Palestina, Tahany Ahmed Qasim menyambut baik dan bersyukur atas kehadiran ACT di Palestina. Sebelumnya, Tahany, yang merupakan warga asli Gaza, telah berkolaborasi dengan ACT untuk meluaskan jangkauan program-program kemanusiaan ACT di Palestina, khususnya Gaza. Dengan kehadiran kantor representatif ACT di Palestina, ia bersama jaringan relawan di sana berharap dapat mendukung penuh ikhtiar mulia masyarakat Indonesia untuk membantu perjuangan bangsanya.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari ACT dan masyarakat Indonesia, menjembatani kebaikan mereka untuk saudara-saudara saya di Palestina. Kehadiran kantor ACT di Palestina semakin mengokohkan dukungan masyarakat Indonesia di sini, yang selama ini mendampingi kami berjuang dan bertahan hidup di tengah krisis dan blokade Israel,” ungkap Tahany.
Baca Juga: ACT Mulai Pembangunan Hunian Nyaman Terpadu untuk Pengungsi Gempa Sulbar
Bersamaan dengan peresmian tersebut, ACT turut meluncurkan sejumlah program kemanusiaan unggulan untuk Palestina. Mereka antara lain Wakaf Distribution Center, Wakaf Rumah Palestina, Sister Family Palestina-Indonesia, dan Wakaf UMKM Palestina. Tidak hanya itu, sejumlah armada kemanusiaan turut dihadirkan. Mereka antara lain Humanity Food Truck, Humanity Water Truck, dan Ambulans Pre-Hospital.
Tahany menyebut, warga setempat sangat antusias dengan adanya program-program tersebut saat peresmian kantor cabang ACT di Gaza.
“Alhamdulillah, warga di sini senang sekali dengan kehadiran armada-armada kemanusiaan ACT, juga program-program kemanusiaan yang diluncurkan. Adanya kantor ACT di sini terasa semakin mendekatkan kami dengan masyarakat Indonesia,” pungkas Tahany.
Berita Terkait
-
Lewat Indonesia Dermawan, ACT Ingin Salurkan Lebih Banyak Bantuan Sesama
-
Ikut Bergerak Pascabencana, ACT Beri Suara.com Penghargaan Kemanusiaan
-
ACT Mulai Pembangunan Hunian Nyaman Terpadu untuk Pengungsi Gempa Sulbar
-
Bantuan Kapal Kemanusiaan untuk Kalimantan Selatan mulai Distribusikan
-
9,5 Ton Bantuan Logistik Dikirim untuk Korban Bencana di Sulbar & Kalsel
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga