Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB
Antrean kendaraan di sebuah SPBU Makassar. [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
  • Pertamina Patra Niaga menempatkan tiga SPBU modular dan mengoptimalkan layanan untuk mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi di Makassar pada Senin, 14 September 2026.
  • Kelangkaan bahan bakar tersebut menyebabkan gangguan mobilitas masyarakat sehingga pemerintah setempat menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh sejak 12 hingga 19 September 2026.
  • Pelayanan Pertalite di SPBU modular diatur menggunakan sistem ganjil-genap dengan batas pembelian maksimal 3 liter bagi kendaraan roda dua.

Pertamina Patra Niaga mengklaim antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar mulai berangsur landai seiring  penguatan distribusi dan penambahan titik layanan.

Suara.com - Sebagai langkah intervensi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Satgas Layanan BBM menempatkan tiga SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sekitar Masjid 99 Kubah, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan perkembangan yang membaik seiring dengan penambahan titik pengisian dan optimalisasi jam operasional.

"Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan," ujar Okky melalui keterangannya, Senin (14/9/2026).

Tiga unit Modular SPBU disiapkan khusus untuk melayani kendaraan roda dua atau sepeda motor di kawasan CPI Makassar, Senin 14 September 2026 [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

Di lokasi SPBU modular tersebut, pelayanan Pertalite khusus kendaraan roda dua diatur menggunakan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor pelat kendaraan, kecuali untuk pengemudi ojek online (ojol).

Pembelian dibatasi maksimal 3 liter per kendaraan dengan metode pembayaran tunai atau menggunakan mesin EDC.

Selain penempatan SPBU modular, upaya penguraian antrean ditopang rekonfigurasi kapasitas layanan, penambahan selang penyalur (nozzle) serta tenaga operator, dan pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam di Kota Makassar.

Sebagaimana dilaporkan kelangkaan BBM, khususnya BBM bersubsidi terjadi Sulawesi Selatan. Akibat kelangkaan tersebut mengganggu mobilitas masyarakat setempat.

Bahkan di Makassar, pemerintah setempat menerapkan pembelajaran jarak jauh yang mulai berlaku sejak tanggal 12 hingga 19 September 2026. 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com