Suara.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menginginkan agar jumlah penerima suntikkan vaksin Covid-19 bisa mencapai 1 juta orang per harinya.
Hal tersebut dikatakan Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (17/3/2021).
"Kita berharap bisa 1 juta lebih per hari (penerima vaksin Covid-19). Dan ini mudah-mudahan bisa tercapai Juli," kata Suharso dalam rapat tersebut.
Ketua Umum Partai PPP ini mengungkapkan target 1 juta penerima vaksin setiap harinya demi mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Istilah lainnya kata dia, semakin banyak penduduk yang telah mendapatkan vaksin, akan makin membuka lebar ruang mobilisasi pergerakkan manusia sehingga roda perekonomian kembali bergerak lebih cepat.
Itu terjadi apabila vaksinasi bisa mencapai lebih dari 1 juta orang per hari dan target sasaran vaksin mencapai 70 juta atau 39 persen dari asumsi 181,5 juta orang selesai pada Juli 2021 nanti, maka pertumbuhan bisa mencapai 4,8 persen.
Tapi, kalau vaksinasi harian masih di bawah 1 juta dan target sasaran vaksin 70 juta orang baru kelar pada September 2021 sesuai rencana awal, maka perkiraannya ekonomi cuma tumbuh 4,2 persen.
"Pertumbuhan ekonomi 2021 bisa capai 4,8 persen, tapi kalau mulai September 2021 yang 39 persen tadi, maka kira-kira 4,2 persen. Itu optimismenya, tapi masih bisa di bawah 4,2 persen itu," katanya.
Baca Juga: Menteri Bappenas Sedih, Indonesia Masih Impor Peluru
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali