Suara.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank sebagai unit usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk yang berada di bawah naungan MNC Group, kembali diapresiasi atas upaya menghadirkan pengalaman perbankan terbaik bagi nasabah.
MNC Bank diberikan apresiasi dengan predikat 3rd Best Indonesia Enterprise Risk Management dalam ajang bergengsi Indonesia Enterprise Risk Management AwardIV2021.
MNC Bank terus meningkatkan rasa aman, nyaman, dan nilai lebih bagi nasabah dengan mengandalkan 6 strategi utama yang salah satunya adalah memperkuat manajemen risiko. Baik manajemen risiko secara umum maupun manajemen risiko untuk layanan digital.
Hasilnya, MNC Bank mendapatkan penilaian yang mumpuni pada beberapa unsur penilaian, yakni kualitas pemantauan risiko dan kualitas SDM manajemen risiko, independensi dan kualitas unit kerja audit internal, reputasi korporasi yang gemilang, kelengkapan pedoman dan prosedur tata kelola, serta kinerja keuangan yang terus menunjukkan peningkatan selama tahun 2020.
"MNC Bank senantiasa mengedepankan pengalaman perbankan terbaik bagi nasabah. Karena itu apresiasi yang kami terima dari sisi manajemen risiko adalah pemacu semangat, agar seluruh insan MNC Bank dapat memperkuat manajemen risiko demi memberikan pengalaman perbankan yang memuaskan sesuai visi dan misi,” jelas Direktur Kepatuhan MNC Bank Ricko Irwanto ditulis Senin (12/4/2021).
Dia melanjutkan, sepanjang tahun 2020 dan di tahun 2021 ini, MNC Bank senantiasa memperkuat manajemen risiko dalam setiap lini bisnis dan pendukungnya. Hal tersebut menjadi mutlak dilakukan apalagi dengan adanya tantangan berupa Pandemi Covid-19 dengan dampak global dan multi sektoral sehingga menjadi risiko lintas sektor.
Tantangan tersebut bagaikan badai yang menguji kesiapan dari Business Continuity Management serta Disaster Recovery dari perusahaan manapun di Indonesia.
Strategi manajemen risiko serta kerjasama seluruh tim memungkinkan MNC Bank tidak hanya bertahan didalam badai ujian, namun berhasil meraih kinerja positif dan memberikan nilai lebih bagi seluruh pemangku kepentingan termasuk nasabah, pemegang saham, karyawan, keluarga dari karyawan, dan lingkungan dimana MNC Bank berusaha.
Menanggapi hal tersebut, penyelenggara kegiatan Indonesia Enterprise Risk Management Award memberikan apresiasi lebih terhadap perusahaan yang berhasil memitigasi risiko pandemi bagi perusahaan dengan penerapan manajemen risiko yang baik. Sehingga, tidak hanya menjadi tolak ukur bagi perusahaan lainnya, namun juga dapat berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: 6 Hal Ini Bisa Membuat BABP Jadi Bank Digital Terdepan
“Kami berharap seluruh penerima apresiasi ini, termasuk MNC Bank, dapat memberikan keteladanan bagi perusahaan lain dalam penerapan manajemen risiko pada kegiatan operasional sehari-hari. Dengan penerapan manajemen risiko yang baik, perusahaan dapat menghasilkan kinerja yang baik, menyerap lapangan kerja yang besar, serta bertumbuh kembang menjadi perusahaan kelas dunia,” ungkap Pemimpin Umum Economic Review, Irlisa Rachmadiana di sela-sela pembukaan IERMA-IV-2021.
Penilaian apresiasi Indonesia Enterprise Risk Management Award dilakukan oleh dewan juri independen meliput beberapa sektor penilaian yang komprehensif.
Adapun dewan juri meliputi Penasihat Dewan Juri Pakar Keuangan dan Investasi Prof. Roy Sembel, Ketua Dewan Juri Ketua Umum Perhimpunan Penggiat Tatakelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia Dewi Hanggraeni, serta Anggota Dewan Juri Wakil Ketua Perhimpunan Penggiat Tatakelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia Alan Yazid.
Sedangkan sektor penilaian meliputi 6 unsur dari Manajemen Risiko, 4 unsur dari Audit Internal, 4 unsur dari Hukum dan Reputasi, serta 6 unsur dari Keuangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026