Foto / News
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Sejumlah warga menari dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]
Sejumlah warga menari dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]
Seorang warga mengikuti acara pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]
Sejumlah warga menari dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]
Sejumlah warga menumpang di atas salah satu mobil untuk hadir dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]

Suara.com - Sejumlah warga menari dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8/2026). Festival ini menjadi ruang pertemuan budaya sekaligus daya tarik wisata yang memperkenalkan tradisi masyarakat Papua Pegunungan kepada wisatawan.

Festival yang digelar sejak 1989 dan kini masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata tersebut menjadi simbol persaudaraan serta perdamaian dengan mempertemukan masyarakat dari berbagai adat seperti Dani, Lani, dan Yali melalui atraksi perang adat, tarian tradisional, musik pikon, hingga permainan rakyat.

Rangkaian FBLB juga mendorong keterlibatan masyarakat lokal melalui pertunjukan seni, kerajinan, serta kuliner tradisional. Kehadiran wisatawan diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha dan komunitas di sekitar lokasi festival.

Selain menjadi agenda budaya tahunan, FBLB menjadi upaya pelestarian warisan budaya Papua Pegunungan. Festival ini juga memperkuat promosi Lembah Baliem sebagai destinasi wisata alam dan budaya sekaligus memperkenalkan keberagaman tradisi masyarakat Jayawijaya. [ANTARA FOTO/Yudhi Efendi/app]

Load More