Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 6.065 dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level 6.047.
Melansir data RTI, Kamis (10/6/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 18 basis poin atau 0,31 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, gerak IHSG terpantau terus naik hingga level 6.072 atau menguat 0,41 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat tipis, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 3,4 basis poin atau menguat 0,38 persen ke level 902.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 13 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 49 miliar dan volume transaksi mencapai 2,6 ribu kali.
Sebanyak 169 saham menguat, 65 saham melemah dan 188 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.
Jika IHSG mampu menembus level resisten terdekat, maka IHSG masih berpeluang kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya.
"Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Gelombang Tekanan Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 5.973
Dirinya pun memprediksi perdagangan sepanjang hari ini IHSG diprediksi bergerak di kisaran level 5.932 hingga 6.123.
Adapun beberapa saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari adalah BBCA, AALI, SMGR, ASII, BBNI, EXCL, dan TBIG.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite