Suara.com - Kementerian BUMN terus mendorong percepatan penanganan Covid-19 dan menggerakkan perusahaan pelat merah untuk berkontribusi dukung pasokan oksigen bagi pasien Covid-19.
Untuk meyakinkan pasokan oksigen berjalan lancar, Menteri BUMN Erick Tohir, meninjau langsung kedatangan 6 ISO tank di Tanjung Priuk hari ini. Sebelumnya, 21 ISO tank juga telah didatangkan dari Morowali Sulawesi Utara (5/7).
Menteri BUMN, Erick Tohir, mengapresiasi dukungan BUMN termasuk Pertamina bersama anak perusahannya dalam percepatan penanganan pasokan oksigen.
Saat ini, BUMN melakukan tugas-tugas ini untuk pendukung kementerian lain, seperti kebutuhan oksigen di Rumah Sakit (RS) yang sangat penting untuk saat ini.
"Kita memang tidak memproduksi oksigen untuk medical, tetapi fasilitas yang kita punya bisa di switch sebagian untuk medical. Ini yang saya tekankan kepada seluruh direksi BUMN bahwa kita harus menjadi service-oriented bukan birokrasi," ujar Erick dalam keterangannya, Minggu (11/7/2021).
"Jangan pernah lelah ketika kita harus membantu rakyat. Kita buktikan dengan kekonkritan," Erick menambahkan.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono menyampaikan bahwa Pertamina senantiasa berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19, tidak terkecuali pada pemenuhan kebutuhan oksigen saat ini.
"Dari 27 ISO Tank yang dioperasikan Pertamina saat ini berkapasitas 540 ton oksigen, sehingga menyumbang 60 persen dari kapasitas yang sudah ada," jelas dia.
Dukungan pasokan oksigen untuk percepatan penanganan Covid-19 ini merupakan sinergi berbagai pihak di antaranya Pertamina Grup dalam pengelolaan trucking ISO Tank yang melibatkan Subholding Commercial and trading PT Patra Niaga dan anak usaha Subholding Gas, PT Gagas.
Baca Juga: Pastikan Pasokan Listrik Industri Oksigen dan Kesehatan Aman, PLN Pontianak Lakukan Ini
Sedangkan bantuan ISO tank dari PT Pertamina Gas (Pertagas), IMIP dan PT AICO.
Pasokan oksigen dari beberapa pihak seperti Samator dan LINDE serta dukungan penuh penerimaan ISO tank dari PT Pelindo II.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026