Suara.com - Musim pandemi seperti saat ini, perekonomian tidak berjalan dengan baik karena aktivitas masyarakat banyak dibatasi dan disarankan untuk bekerja di rumah saja.
Karena kurangnya aktivitas, dan produktifitas masyarakat mulai mencoba untuk berbisnis ataupun berinvestasi secara digital salah satunya adalah Trading Forex.
"Trading Forex ini merupakan bisnis jual beli mata uang asing secara online hanya dengan menggunakan smartphone di platform Meta Trader. Bisnis ini mulai banyak diminati karena mudah dilakukan dimana saja dan kapan saja. Selain itu, keuntungan yang didapatkan juga sangat luar biasa," kata Fauzi Fibox ditulis Selasa (13/7/2021).
Lebih lanjut Fauzi menjelaskan, trading tidak semudah kelihatannya, trading forex butuh analisa dan juga money management yang baik, karena bisnis ini dikenal high risk high return.
"Di sini lah peran Traxindo Forex hadir sebagai salah satu komunitas Trading Forex terbesar di Indonesia dengan visi dan misi mengedukasi masyarakat indonesia tentang trading forex, sharing pengalaman dan strategi sesama trader dan membantu trader lainnya memiliki profit yang konsisten," ucapnya.
Banyak sekali kesalahan trader-trader pemula dalam bertransaksi dan mengatur uangnya, tak sedikit semua uangnya habis dalam sekejap, tergoda oleh iming-iming investasi yang menjanjikan profit funtastis dan banyak sekali kasus kasus penipuan berkedok investasi trading forex.
Itu semua terjadi karena kurangnya edukasi terhadap masyarakat umum. Hal tersebut menjadi motivasi bagi Fauzi selaku founder dan CEO dari Komunitas Traxindo untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi trading forex terhadap masyarakat yang berminat untuk mengetahui tentang trading khususnya di forex dan gold baik secara online maupun offline (kegiatan sebelum pandemi).
Fauzi sendiri mengatakan, ia sudah berkecimpung di dunia trading dari tahun 10 atau 11 tahun yang lalu. Dia menyadari bahwa dengan berkomunitas informasi berkaitan tentang trading akan terarahkan secara baik dan benar, mendapatkan banyak teman se-profesi, saling tukar ide gagasan mengenai market dengan trader lainnya,dan bersama-sama meningkatkan profit secara konsisten.
Mimpinya membuat komunitas yang bermanfaat itu sudah dapat dikatakan berhasil, karena sudah hampir 3 tahun lamanya Traxindo hadir menjadi solusi untuk para trader yang ingin belajar dan mendapatkan arahan, serta meraih profit yang konsisten.
Baca Juga: GIC Lucky Trader, Raih Keuntungan Lebih dengan Sensasi Trading di Platform Legal
Puluhan ribu member Traxindo menjadi saksi konsistensi kita dalam trading, buktinya dari tahun ke tahun komunitas ini semakin besar dan semakin banyak dikenal.
Traxindo memiliki 2 program unggulan, yaitu Program Edukasi dan Program Copytrade. Program edukasi di peruntukkan pada trader yang berkeinginan mempelajari cara bertansaksi, analisa market, ataupun money management.
Sedangkan program Copytrade diperuntukkan pada trader yang tidak memiliki banyak waktu luang, maka semua transaksinya dijadikan otomatis.
"Untuk Program Edukasi, Komunitas Traxindo memiliki trader-trader yang handal selain dirinya. Diantaranya, ada Deni Dollar sebagai edukator dan trader yang fokus trading di GOLD dan GBPUSD, ada Daniel Yohansa yang memegang kelas Eq Gold dan Candle 3 to 5 GBPJPY, ada Fahmi Himawan edukator di kelas Fast Profit untuk trading scalping di pair GBPJPY dan Gold ada Master Fajar selaku penganggung jawab di kelas Gold miners, dan trader wati Devi Ellen satu-satunya edukator perempuan yang bertanggung jawab untuk kelas Boosting Profit di Gold," tambah Fauzi.
Deni Dollar selaku mentor Traxindo mengatakan, setiap harinya, para educator Traxindo memberikan arahan signal dan juga edukasi pemahaman mengenai sistem trading yang dimiliki kepada semua member. Dengan harapan semua member disiplin dalam bertransaksi agar menghasilkan keuntungan yang sesuai harapan secara konsisten.
"Selain dua program di atas traxindo sering mengadakan webinar umum,edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat umum secara gratis melalui zoom. Kami juga ada program live trading bersama di streaming facebook dan Youtube Fibox Trader," ucapnya.
Meskipun trading terlihat mudah dan menguntungkan, pada kenyataanya tetap saja tidak semudah yang kita bayangkan. Maka dari itu bergabung dengan komunitas, memiliki mentor, mendapatkan bimbingan khusus dan juga berdiskusi dengan sesama trader itu sangat penting meningkatkan skill trading dan profit.
Fauzi berpesan berkomunitas adalah jalan tercepat untuk mempelajari seluk beluk dunia trading, karena anda akan mendapatkan informasi lebih banyak, trading sistem yang berkualitas, dan teman-teman seperjuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026