Suara.com - PT Adaro Energy Tbk (Adaro) sangat memahami bahwa dukungan moril dan materiil akan sangat membantu penanganan pasien Covid-19. Dukungan ini bahkan dapat menjaga semangat para tenaga kesehatan.
Salah satu kebutuhan yang penting saat ini adalah ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19. Lonjakan jumlah pasien yang tidak sebanding dengan pasokan oksigen menyebabkan berbagai kondisi yang tidak diinginkan harus terjadi.
Berdasarkan hal tersebut, melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesia”, Adaro memberikan dukungan 1000 konsentrator oksigen senilai Rp 12,6 miliar kepada Rumah Sakit & Klinik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.
“Unit konsentrator oksigen ini akan semakin melengkapi Rumah Sakit dan Faskes lainnya dalam menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen. Alat ini akan sangat berguna terutama di wilayah yang jauh dari akses terhadap pemasok oksigen,” kata Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir ditulis Sabtu (21/8/2021).
Bekerjasama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS), Adaro memastikan konsentrator oksigen ini memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien yaitu mudah dipindahkan dan dibawa ke lokasi pasien, tidak perlu penanganan yang kompleks serta tidak perlu diisi ulang.
Disamping mendistribusikan unit Konsentrator Oksigen, YSDS akan melakukan sosialisasi tata cara penggunaan, sehingga barang dipastikan dapat berfungsi secara optimal.
Konsentrator Oksigen akan didistribusikan untuk memberikan manfaat di wilayah Indonesia yang sangat memerlukan dukungan oksigen.
“Adaro Berjuang Untuk Indonesia” senantiasa hadir sebagai bentuk perjuangan Adaro bersama bangsa Indonesia untuk tetap tegar dan menjadi pemenang dalam menghadapi pandemi ini.
Baca Juga: Shell Inonesia Donasi Konsentrator Oksigen, Dukung Penanganan Pandemi COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan