Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., menyabet penghargaan Best Priority Bank dalam Global Private Banking Innovation Summit & Award 2021 yang diselenggarakan oleh The Digital Banker.
Disampaikan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, penghargaan tersebut berhasil diraih BRI tak terlepas dari kinerja positif bisnis wealth management BRI.
“Bisnis wealth management juga diposisikan tidak hanya melayani segmen menengah ke atas semata, tetapi bertujuan memberikan layanan wealth management kepada seluruh masyarakat di Indonesia,” ujar Catur dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (26/8/2021).
“Sebagai bagian dari BRI Group yang memiliki produk dan jasa keuangan yang lengkap, wealth management BRI memiliki dukungan yang lengkap, mulai dari investasi, bancassurance, sekuritas serta modal ventura. Ini memungkinkan kami untuk memberikan keluasan dan kedalaman produk serta layanan,” kata dia.
Hingga Agustus 2021 Wealth Management BRI mampu mencatatkan pertumbuhan fee based income sebesar 47 persen (yoy) karena total aset yang dikelola terus meningkat selama satu decade.
BRI terus mendorong penerimaan fee based income yang lebih besar di sektor investasi dan bancassurance. Salah satunya mengembangkan berbagai inovasi produk perbankan dan menambah jumlah outlet layanan BRI Prioritas.
Catur menyampaikan BRI telah membuka Kantor Cabang dan Sentra Layanan Prioritas (SLP) ke-4 di Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran No.35 Kota Bogor, Jawa Barat.
Dengan desain modern, BRI ingin memberikan rasa nyaman kepada nasabah muda dari kalangan milenial dalam menggunakan layanan premium milik BRI.
“Target BRI hingga akhir tahun 2021 ini mendirikan 4 kantor Sentra Layanan Prioritas yang tersebar di beberapa kota besar, yakni Bogor, Cirebon, Samarinda & Pontianak”, ungkap Catur, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Selama Pandemi, BRI Mampu Raih Laba Rp12,54 Triliun atau Tumbuh Double Digit
Saat ini BRI memiliki total 171 outlet layanan nasabah prima yang terdiri dari 30 Sentra Layanan BRI Prioritas dan 141 Priority Lounge yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, BRI juga memiliki 99 Kantor Cabang yang sudah mempunyai izin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK RI.
Berita Terkait
-
BRI Raih Best Priority Banking dan Hadirkan Konsep Baru Priority Center
-
Berprestasi, BRI Jadi Best Priority Banking dan Hadirkan Konsep Baru Priority Center
-
BRI Kembali Menorehkan Prestasi Internasional Berupa Best Priority Banking
-
Keren! BRI Kembali Meraih Prestasi Internasional Berupa Best Priority Banking
-
Daftar 18 Klub Liga 1 2021, Mana Tim Kesayangan Anda?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026