Suara.com - Kembali berprestasi, Telkomsel kali ini meraih Penghargaan sebagai Tempat Kerja Terbaik di Asia. Penghargaan tersebut digelar oleh HR Asia, sebagai media berskala global yang menjadi sumber informasi untuk praktik dan tren sumber daya manusia (SDM) terkini dan Business Media International (BMI) sebagai salah satu media bisnis terkemuka di Asia.
Ajang penghargaan ini tergolong sebagai penghargaan terbesar dan paling bergengsi di bidang employee engagement dan company excellence, karena diikuti oleh lebih dari 300 kandidat perusahaan yang melibatkan 2 juta responden lintas industri dan lintas regional.
Adapun indikator penilaian penghargaan menggunakan sistem Total Engagement Assesment Model (TEAM), yang meliputi 3 aspek penting, yaitu Core (kepemimpinan, budaya, etika, dan inisiatif perusahaan), Self (keterlibatan emosional, motivasi, perilaku, dan advokasi), dan Group (kesadaran kolektif, sentimen tempat kerja, dan dinamika tim).
Mekanisme dan Proses HR Asia Best Companies to Work in Asia 2021 dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, pengiriman nominasi, yang mana perusahaan yang menjadi nominator harus melengkapi detail organisasi dan mengirimkan formulir nominasi melalui email.
Kedua, pedoman seleksi karyawan. Para nominator mengirimkan calon-calon karyawan yang akan menjawab survei sesuai dengan pedoman yang telah diberikan oleh HR Asia sebelumnya. Jawaban dari survei bersifat rahasia dan tidak akan diberitahukan HR Asia kepada siapa pun.
Ketiga, pembuatan laporan dan penilaian. Setelah menyelesaikan survei, maka tahap selanjutnya merupakan proses pembuatan laporan yang berupa ringkasan dari hasil survei dan penjurian atas ringkasan laporan tersebut.
Terakhir, penerimaan penghargaan atas penilaian yang telah dilakukan oleh HR Asia terhadap laporan hasil survei.
Berita Terkait
-
Jelang PON XX Papua 2021, Telkom Siapkan Infrastruktur Kelas Dunia
-
Telkomsel Gandeng SMESCO untuk Dukung Digitalisasi UMKM
-
Cara Setting APN XL, Telkomsel dan Indosat untuk HP Android dan iOS
-
Ganggu Pengguna Jalan, Tiang Makan Jalan di Ciputat Ditandai Bukan Milik Telkom
-
Demi Perkuat Sektor Pertanian, Mentan Minta Papua Cetak SDM Unggul
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban