Suara.com - Kabar bursa saham kembali diramaikan dengan penjualan aset salah satu pemegang saham mayoritas PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), yakni Connery Asia Limited.
Connery Asia dilaporkan menjual 20.000.000 saham MPPA dengan nilai diperkirakan puluhan miliar rupah. Meski demikian, aksi jual tersebut ternyata sudah dilakukan pada 15 September 2021 lalu.
Aset saham itu dijual dengan harga Rp500 per saham ke beberapa pemegang saham publik dengan kepemilikan masing-masing kurang dari 5%. Jika dikalkulasikan, dalam sekali transaksi itu Connery mengantongi dana hingga Rp10 miliar.
"Bahwa pada tanggal 15 September 2021, Connery telah melakukan transaksi penjualan saham Perseroan yang dimiliki sejumlah 20.000.000 saham pada harga Rp500 per saham," tulis pihak terkait, dikutip dari Warta Ekonomi --jaringan Suara.com.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi baik dari pihak PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) maupun Connery terkait aksi jual saham itu.
Namun, transaksi tersebut dinilai tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha MPPA.
Berita Terkait
-
Penyebab Gerai Matahari di Bogor Tutup
-
Matahari Kota Bogor Resmi Pamit, Manajemen: Sudah Ada Empat Gerai yang Ditutup
-
Sudah Pakai Makeup dengan SPF, Masih Perlukah Tabir Surya?
-
Gerai Matahari Bogor Tutup, Disperindag: Pekerjanya Mungkin Diberhentikan
-
Toko Legendaris Serba Ada Matahari Bogor Ditutup Untuk Umum
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!