Suara.com - Tabir surya atau sunscreen dengan SPF memang menjadi perawatan kulit yang penting. Tabir surya bukan hanya melindungi kulit agar tak gosong tetapi juga menangkal UV yang bisa memicu kanker kulit.
Kini banyak kosmetik yang juga mengandung SPF, namun bisakah kosmetik ber SPF bisa menggantikan tabir surya?
“Ya, Anda tetap perlu memakai tabir surya di dalam ruangan. Bagaimana ketika Anda melangkah keluar dengan make-up ber SPF. Apa itu cukup?" ujar dokter kulit Dr Jushya Bhatia Sarin seperti yang dikutip dari India Express.
Menurut dokter Sarin, Anda masih perlu menggunakan tabir surya meskipin memakai makeup ber SPF.
Pakar menjelaskan bahwa SPF 30 ketika dicampur ke dalam alas bedak tidak seefektif tabir surya SPF 30 murni.
"Anda perlu menutupi semua bagian yang terbuka dengan tabir surya termasuk garis rambut dan leher, tempat-tempat di mana Anda mungkin melewatkan penggunaan make up," kata dokter Bhatia.
Namun ia menegaskan meskipun SPF dalam foundation tak seefektif tabir surya, namun kandungannya masih bermanfaat untuk melindungi dari sinar UV.
"Memiliki lebih banyak perlindungan dari matahari bukanlah hal yang buruk. SPF akan selalu kehilangan efeknya sepanjang hari, itulah mengapa menerapkan ulang setiap dua-tiga jam sangat penting," kata Dr Sarin.
"Jadi memiliki alas bedak yang mengandung SPF membuatnya lebih mudah untuk mengisi ulang SPF yang rusak, gunakan make-up dengan SPF sebagai lapisan pelindung tambahan," tambahnya.
Baca Juga: Ketahui 4 Pemahaman Keliru Tentang Sunscreen atau Tabir Surya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil