Suara.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) ikut menuruti perintah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam membantu penanganan korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.
PTPP bekerja sama dengan Kementerian PUPR mengerahkan alat berat, yaitu dua unit dump truck, satu unit shafloader, dua unit truk engkel, dan dua unit triton untuk evakuasi korban erupsi tersebut.
"PTPP akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan bencana kepada korban erupsi dimana hal ini dilakukan oleh perusahaan sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat Lumajang dan mempercepat pemulihan pasca bencana," ujar Sekretaris Perusahaan PTPP Yuyus Juarsa dalam keterangannya, Senin (13/12/2021).
Selain itu, tutur Yuyus, perseroan juga memberikan bantuan yang terdiri dari makanan siap saji, air mineral, paket sembako, perlengkapan satefy, perlengkapan mandi, keperluan anak dan bayi, kebutuhan sandang, dan kebutuhan korban bencana lainnya ke Posko Bencana di Kantor PKK Kecamatan Pronojiwo.
"PTPP akan terus berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam tersebut dalam beberapa hari ke depan," kafa Yuyus.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan perusahaan-perusahaan 'pelat merah' bakal membangun hunian sementara bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.
Hal ini Erick sampaikan saat mengunjungi korban pengungsian erupsi Gunung Semeru, Minggu (12/12/2021).
"Kami sudah meminta BUMN untuk mendata dan menyiapkan relokasi bagi warga terdampak erupsi," ujarnya.
Erick menyebut Satgas Bencana BUMN wilayah Jawa Timur telah mendirikan lima posko yang menampung 3.207 pengungsi dengan 138 relawan.
Baca Juga: 3 Kampung Terdampak Letusan Gunung Semeru Segera Direlokasi, TNI Siap Bantu
Dia menyampaikan, BUMN sejak awal telah berkomitmen membantu penanganan erupsi mulai dari logistik, listrik, sanitasi, tenaga medis, penyembuhan trauma, hingga tim SAR.
"BUMN juga akan membangun MCK untuk para pengungsi," ucap Erick.
Tak hanya itu, Erick meminta BUMN juga mempersiapkan kebutuhan masyarakat ke depan seperti pendidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026