Suara.com - Seekor tuna sirip biru raksasa terjual dengan harga yang cukup murah dalam tiga tahun berturut-turut dalam pelelangan ikan di Pasar Ikan Tokyo pada rabu (5/1/2021).
Tuna dengan berat 211 kilogram (465 pon), ditangkap nelayan di perairan Oma, Jepang Utara dengan harga 16,9 juta yen atau sekitar Rp2,1 miliar.
Pejabat setempat, kepada Bloomberg menyebut, grosir Yamayuki bekerja sama dengan Michelin Onodera Group berhasil mendapatkan ikan tersebut.
Diawasi secara ketat, harga lelang di pasar itu belakangan ini terus menurun usai sebelumnya sudah cukup terdampak wabah virus corona.
Namun, belakangan harganya kembali menguat akibat persaingan yang semakin ketat. Jaringan sushi Jepang Kiyomura Corp., dijalankan oleh "Raja Tuna" gadungan Kiyoshi Kimura, mencetak rekor dengan membeli seekot tuna seharga 333,6 juta yen pada 2019.
Tuna tersebut akan dipotong di Ginza Onodera di distrik perbelanjaan Omotesando Tokyo dan disajikan di semua 12 restoran sushi Onodera di seluruh dunia, termasuk New York dan Shanghai, menurut Onodera Food Service.
Berita Terkait
-
Super Niat! Kampung ini Jadi Viral Usai Saling Sindir Pakai Banner
-
Niat Bikin Konten Estetik, Video Review Souffle Pancake Ini Berujung Ngenes
-
Heboh! Gorden Fitting Room Dibuka Saat Tak Berbusana, Wanita Ini Kaget Hingga Treamor
-
Viral Porsi Makanan di Pesta Ini Bikin Auto Kenyang
-
Vira! Ibu di Banjarnegara Nekat Tiduran di Tengah Jalan, Alasannya Bikin Miris
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite