Suara.com - Penyedia layanan streaming on demand, Netflix secara resmi mengumumkan menaikkan harga langganan layanan mereka di sejumlah negara mulai Jumat (14/12/2021) kemarin.
Dua negara yang mengalami kenaikan ini yakni Amerika Serikat dan Kanada. Paket standar di AS naik dari $13,99 per bulan menjadi $15,49 per bulan, kenaikan pertama sejak Oktober 2020. Sementara itu, harga untuk langganan dasar dan premium masing-masing naik $1 dan $2.
Pihak Netflix mengklaim, kenaikan harga ini dimaksudkan untuk pengembangan pemrograman baru untuk platform.
"Kami memahami bahwa orang-orang memiliki lebih banyak pilihan hiburan daripada sebelumnya dan kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi anggota kami," kata juru bicara Netflix dikutip via The Hill.
"Kami memperbarui harga kami sehingga kami dapat terus menawarkan berbagai pilihan hiburan berkualitas. Seperti biasa, kami menawarkan berbagai paket sehingga anggota dapat memilih harga yang sesuai dengan anggaran mereka," tambah juru bicara tersebut.
Kenaikan harga ini akan segera dilaksanakan dalam beberapa minggu, sementara harga secara otomatis berlaku untuk pelanggan baru.
Berita Terkait
-
5 Ketua Geng di Distrik SWORD dalam Film "High and Low," Siapa Favoritmu?
-
5 Fakta Drama Terbaru Netflix Good Bye Earth, Ketika Asteroid Menghantam Bumi
-
4 Fakta Goodbye Earth, Drakor Netflix Terbaru Yoo Ah In usai Hellbound
-
Sutradara My Name, Gandeng Yoo Ah In dan Ahn Eun Jin Bintangi Goodbye Earth
-
10 Fakta Song Jia Single's Inferno, Salah Satunya Oplas Hidung saat SMA
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo