Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi Riau kembali melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Kali ini, Binda Riau menggandeng Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau.
Kabinda Riau Brigjen TNI Amino Setya Budi, mengatakan vaksin yang diberikan selain dosis ketiga, Binda Riau juga menyediakan untuk dosis pertama dan kedua.
"Vaksin yang disediakan bisa untuk dosis 1, 2 dan 3 (booster). Selain itu, kami masih memberikan prioritas bagi kelompok lansia yang ingin mendapatkan vaksin COVID-19," ujar Amino, Senin (24/1/2022).
Adapun lokasi vaksinasi berlokasi di Mal Pekanbaru digelar tiga hari berturut-turut. Kemudian, untuk menerima suntik vaksin, masyarakat harus memenuhi beberapa persyaratan seperti e-Tiket di PeduliLindungi.
"Penerima vaksin booster adalah yang sudah menerima Vaksin pertama dan kedua dengan jenis vaksin Sinovac. Lalu jarak antara vaksin kedua dan ketiga adalah enam bulan," tutur Amino.
Sejauh ini sebanyak 4.600 masyarakat Pekanbaru sudah mendaftar untuk mendapatkan vaksin. Jumlah tersebut terus bertambah mengingat kegiatan vaksinasi dilakukan selama tiga hari.
Untuk diketahui, sepanjang tahun 2022, BIN menargetkan vaksinasi sebanyak 25 juta dosis. Sementara di Provinsi Riau, ditargetkan 60.000 dosis vaksin disediakan setiap bulannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?