Suara.com - Profesi satuan pengaman atau satpam belakangan banyak jadi sorotan. Bukan perkara gaji satpam, melainkan karena seragamnya yang kerap berubah-ubah. Fenomena ini membuat satpam dinilai hanya sebagai objek penggantian seragam.
Seragam satpam yang awalnya berwarna putih kemudian diganti dengan warna coklat keabu-abuan yang mirip dengan seragam Polri. Perubahan ini terjadi di era Kapolri Jenderal Idham Azis sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
Tak lama kemudian Polri secara resmi mengenalkan warna baru seragam satpam dalam upacara hari ulang tahun (HUT) ke-41 satpam Rabu lalu. Seragam diubah menjadi warna krem. Alasannya pun karena seragam sebelumnya terlalu mirip dengan polisi.
Meskipun begitu, penerapan seragam baru Satpam ini tidak diimplementasikan tahun ini. Polri lebih dulu akan mengeluarkan Peraturan Polri (Perpol) terkait perubahan warna seragam satpam tersebut.
Di balik kontroversi pergantian seragam itu, banyak yang bertanya-tanya berapa gaji satpam. Melansir berbagai sumber, ternyata gaji satpam pun bervariasi, tergantung tempat kerja dan daerahnya. Kendati demikian, gaji satpam rata-rata di atas Rp2 juta. Gaji ini bisa disesuaikan dengan upah minimum regional (UMR) masing-masing daerah.
Sebagai contoh satpam di BCA digaji sekitar Rp2,8 juta. Satpam di institusi perbankan ini pun sempat viral di media sosial karena terkenal ramah dan profesional. Beberapa pengguna media sosial bahkan menyatakan jika beberapa urusan di bank tersebut bisa selesai hanya dengan bertanya kepada satpam.
Kemudian di Bank Mandiri satpam digaji dengan nominal Rp2 juta. Di BRI bahkan gaji satpam bisa mencapai Rp3,1 juta. Di luar gaji, sama seperti profesi lainnya, satpam juga berhak atas tunjangan. Mereka mendapatkan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan bahkan THR serta tunjangan keluarga.
Di Indonesia satpam bahkan memiliki asosiasi profesi. APSI (Asosiasi Profesi Satpam Indonesia) berdiri pada 9 Juli 2001 lalu. Semula APSI bernama Asosiasi Manager Security Indonesia (AMSI). Seiring perkembangan industri, dirasakan kebutuhan organisasi yang dapat menjadi payung bagi seluruh profesi sekuriti di Indonesia. Pada tanggal 1 November 2014, seluruh pengurus pusat dan daerah AMSI secara bulat memutuskan untuk mengubah AMSI menjadi Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI).
Seluruh kegiatan AMSI yang awalnya hanya terfokus pada pengembangan security manager kini melingkupi seluruh tingkatan satpam mulai dari pelaksana-supervisor-pimpinan sehingga kualifikasi dan kompetensi personil dapat meningkat guna menghadapi tantangan dan ancaman di lokasi kerja.
Baca Juga: Minat Mengajar, Coba Jadi Dosen, Berikut Gaji Dosen
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
4 Alasan Seseorang Tidak Tertarik dengan Tawaran Gaji Kerja yang Tinggi, Merasakan Salah Satunya?
-
Fakta Seragam Polisi India yang Diduga Mirip dengan Seragam Satpam, Sama atau Beda?
-
Tega! Kerja Puluhan Tahun di Saluran Air Tak Dibayar, Ternyata Upahnya Diambil Teman
-
Puji Warna Seragam Satpam Indonesia yang Baru, Politisi Partai Golkar: Bagus, Mereka Selevel Polisi India
-
Minat Mengajar, Coba Jadi Dosen, Berikut Gaji Dosen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal