Suara.com - Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi belum lama ini mencuri perhatian banyak orang lantaran masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) yang ditetapkan pemerintah.
Nama Jumadi termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK) Kemensos sebagai penerima bansos meski belakangan kabar ini dianulir oleh Dinsos Kota Tegal hingga meminta perbaikan data pada Kemensos.
Melansir dari LHKPN hingga tahun 2021 lalu, Jumadi memiliki kekayaan sebesar Rp7.483.700.000 yang berasal dari aset properti tanah dengan nilai total Rp5,6 miliar yang tersebar di Tegal, Bekasi hingga Cianjur.
Dirinya juga memiliki kekayaan berupa kendaraan yang terdiri dari 3 mobil dan 3 motor dengan nilai total Rp557,5 juta. Jumadi memiliki harta bergerak lain senilai Rp166,2 juta serta kas dan setara kas Rp1,1 miliar.
Masih mengutip dari data yang sama, ia juga utang utang Rp400.000.000 atau Rp400 juta, sehingga total kekayaan bersihnya mencapai Rp7.083.700.000 atau Rp7,08 miliar.
Berita Terkait
-
Pantau Penyaluran Bansos, DPR dan Kemensos Kunjungi Ternate, Labuan Bajo dan Medan
-
Wakil Wali Kota Tegal Masuk Daftar Penerima Bansos, Kok Bisa?
-
BPNT akan Dicairkan secara Tunai, Mensos Tegaskan Proses Penyalurannya Terus Dimatangkan
-
Ajaib! 324 ASN Situbondo Tercatat Sebagai Penerima Bansos
-
Ingatkan Warga DIY yang Tolak Vaksin, Pemda: Bansos Bakal Dicabut hingga Terancam Dipidanakan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI