Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan sore ini berhasil menguat ke posisi 6.920.
Mengutip data RTI, Rabu (23/2/2022), berhasil menguat ke zona hijau dengan ditutup naik 0,84 persen atau bertambah 58 basis point ke level 6.920.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.873 hingga batas atas pada level 6.920 setelah dibuka pada level 6.878.
Investor melakukan transaksi senilai Rp13,4 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp12,4 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,8 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,9 triliun sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp966,25 miliar.
Sebanyak 251 saham terpantau menguat, sementara 275 saham melemah dan 161 saham tidak berubah harga sama sekali.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SLIS yang naik 215 point atau menguat 25,00 persen ke level 1.075. PANI menguat 25,00 persen atau bertambah 880 point ke level 4.400.
Selanjutnya saham SMMT menguat 24,87 persen atau naik 96 point ke level 482. SUPR menguat 19,99 persen atau naik 11.825 point ke level 70,975. HAIS yang naik 44 point atau menguat 19,46 persen ke level 270.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain FPNI saham 34 point atau melemah 6,99 persen ke level 452. INDX melemah 6,98 persen atau koreksi 13 point ke level 173.
Baca Juga: Perdagangan Saham WSBP Resmi Dihentikan, Bursa Efek Indonesia Ungkap Penyebabnya
Selanjutnya saham BEBS terkoreksi 370 point atau melemah 6,98 persen ke level 4.930. NICL turun -6 point atau melemah 6,97 persen ke level 80. COCO melemah 22 point atau turun 6,96 persen ke level 294.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 1,16 persen ke level 985. Sedangkan, JII naik 1,15 persen ke level 574.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara