Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada bulan Februari 2022 mencapai USD16,64 miliar, turun 8,64 persen dibandingkan Januari 2022 yang mencapai USD18,21 miliar.
"Nilai impor Februari 2022 mencapai USD16,64 miliar, turun 8,64 persen kalau dibandingkan bulan Januari 2022," ungkap Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/3/2022).
Meski begitu kata Margo, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, nilai impor ini mengalami kenaikan sebesar 25,43 persen.
Komposisi impor ini terdiri dari impor migas sebesar USD
2,90 miliar, naik 30,19 persen dari bulan lalu yang mencapai USD2,23 miliar. Sementara, impor non migasnya turun 14,05 persen dari USD15,98 miliar menjadi USD3,74 miliar.
"Jika dibandingkan secara year on year, impor kita meningkat 25,43 persen," ujarnya.
Margo merinci penyebab penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar pada Februari 2022 dibandingkan Januari 2022 adalah besi dan baja USD368,3 juta (27,13 persen). Sedangkan peningkatan terbesar adalah gula dan kembang gula USD117,8 juta (41,21 persen).
Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Februari 2022 adalah Tiongkok USD10,48 miliar (35,27 persen), Jepang USD2,54 miliar (8,55 persen), dan Thailand USD1,97 miliar (6,62 persen).
Impor nonmigas dari ASEAN USD5,31 miliar (17,87 persen) dan Uni Eropa USD1,69 miliar (5,68 persen).
Baca Juga: Ekspor Februari 2022 Capai 20,46 Miliar Dolar AS, BPS: Semoga Tren Positif Ini Terus Berlangsung
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM