Suara.com - Deklarasi dukungan untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus mengalir.
Kali ini dukungan datang dari wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Mereka mendeklarasikan Sandiaga untuk maju menjadi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024.
Kegiatan deklarasi bertempat di Desa Mulyaharja, Kota Bogor, dan dihadiri ratusan peserta dari Kelompok Wanita Tani, pelaku UMKM, hingga milenial.
Epoy, selaku Deklarator Kelompok Wanita Tani Sandi Uno menyebut deklarasi ini ditujukan untuk mendukung Sandiaga Uno menjadi Presiden 2024.
Ia menganggap, Sandiaga Uno merupakan sosok yang peduli dengan petani, UMKM, hingga milenial.
"Kami bergabung dan bertekad untuk mendukung bapak Sandiaga Uno menjadi Presiden 2024, karena beliau merupakan sosok pemimpin ideal yang peduli dengan petani, UMKM, hingga milenial. Beliau itu turun, dan bekerja nyata," papar Epoy, ditulis Kamis (31/3/2022).
Epoy mengatakan, Kelompok Wanita Tani ini lahir dari para petani wanita yang mencari siapa pemimpin yang peduli terhadap kehidupan petani. Diskusi tersebut menghasilkan jawaban bahwa Sandiaga Uno yang pantas untuk memimpin Indonesia selanjutnya.
"Kami memang wanita tani ingin punya sosok pemimpin, yang memang benar-benar peduli terhadap petani, dan kami merasa pak Sandi itu kerja nyata. Terbukti dari lapangan pekerjaan sudah mulai banyak, ekonomi mulai menggeliat, dan UMKM yang diberikan bantuan," terangnya.
"Itulah yang menjadi pertimbangan kami untuk mendukung pak Sandiaga Uno, kami menganggap beliau benar-benar paham tentang ekonomi, dan mengetahui cara mempertahankan pangan di Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Singapura Sudah Cabut Syarat Tes PCR untuk Wisman, Sandiaga Uno: Untuk Batam Masih Dibahas
Di tempat yang sama, perwakilan dari petani wanita Umyati menuturkan, Kelompok Wanita Tani mendukung penuh atas pencalonan Sandiaga Uno menjadi Presiden 2024.
Ia menganggap, Sandiaga sosok yang mengayomi bagi rakyat kecil, dan bekerja dengan nyata.
"Kami kelompok tani mendukung 100 persen atas pencalonan bapak Sandiaga Uno, untuk menjadi Presiden 2024. Beliau itu selain ahli ekonomi, beliau bisa mengayomi rakyat kecil, jika ada masalah beliau itu turun dan tidak hanya duduk di kursi saja, sangat terlihat beliau bekerja dengan nyata," kata Umyati.
Epoy berharap Sandiaga Uno dapat menjadi Presiden 2024. Dengan begitu bisa memajukan UMKM, pertanian, hingga membuka lebih banyak peluang pekerjaan.
"Harapannya semoga beliau menjadi Presiden 2024, sehingga nanti UMKM bisa lebih maju karena beliau ahli ekonomi," tambahnya.
"Selain itu untuk pertanian kami ingin petani Indonesia semakin berjaya, dapat mengembalikan ketahanan pangan Indonesia, dan membuka banyak peluang pekerjaan untuk milenial," ungkap Epoy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri