Suara.com - Industri hampers masih hidup selama pandemi ini. Pasalnya, selama pandemi pembelian hampers justru mengalami kenaikan.
Hal ini seiring, dengan banyaknya pembatasan, sehingga banyak orang yang mengirimkan hampers sebagai pengganti silaturahmi.
"Kami melihat adanya peningkatan tren sebesar 50% selama pandemi untuk orang-orang mengirimkan hampers, di mana 72% dari mereka memilih untuk membeli hampers saat Ramadhan," ujar Founder dan CEO KAYA.ID Nita Kartikasari dalam keterangan di Jakarta, Senin (4/4/2022).
Dalam kesempatan ini, Nita mengadakan Pasar KAYA Hampers untuk mengikuti tren yang diadakan baik online maupun offline, Pasar KAYA Hampers hadir selama Ramadhan
Dengan membeli hampers, lanjutnya, Nita mengundang masyarakat untuk mau menggunakan produk lokal berkualitas.
"Kami berharap masyarakat Indonesia dapat menyambut Ramadhan Kareem KAYA.ID dengan baik dan dapat berpartisipasi dalam men-support UMKM dan produk lokal Indonesia," imbuh dia.
Melalui Pasar KAYA Hampers, KAYA.ID mengundang masyarakat Indonesia untuk ikutan berbagi kepada pihak lain sekaligus membantu memberi rezeki terhadap para UMKM Indonesia.
Tidak hanya itu, pada Ramadhan, Kareem ini, KAYA.ID masih terus berkomitmen melanjutkan program Seberapa Lokal Lo sebagai bagian dari visi dan misi KAYA.ID untuk konsumen Indonesia di 2045, dengan menantang masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk Indonesia 80% dalam kehidupan sehari hari.
Baca Juga: Ide Hantaran Ramadhan dan Lebaran: Menu Buka Puasa Berbentuk Hampers!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri