Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan jelang akhir pekan ini bergerak positif, dimana IHSG dibuka naik ke posisi 7.157 setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin di 7.127.
Mengutip data RTI, Jumat (8/4/2022) IHSG dibuka naik 30 basis poin atau menguat 0,44 persen ke posisi 7.157.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.162 atau telah menguat sebesar 0,49 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 6,5 basis poin atau terapresiasi 0,64 persen ke level 1.038.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 558 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp358 miliar dan volume transaksi mencapai 35 ribu kali.
Sebanyak 217 saham menguat, 71 saham melemah dan 218 saham belum ditransaksikan sama sekali.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam area konsolidasi wajar dengan potensi tekanan yang masih cukup besar dalam jangka pendek.
Oleh sebab itu, dia memperkirakan pola pergerakan hingga beberapa waktu mendatang masih cenderung bergerak sideways.
Namun lanjut William, momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, menengah maupun panjang.
Baca Juga: Puasa Hari Kelima, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.127
“Hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi,” kata William dalam analisanya.
Menurut William secara teknikal IHSG akan bergerak di rentang 6.988 - 7.167. Rekomendasi sejumlah saham pilihannya ialah TLKM, BBNI, JSMR, ICBP, BBRI, SMRA, dan CTRA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun